Jenis Jenis Bahan Seragam

By 17 October, 2016Fashion
jenis jenis bahan seragam

Kain Seragam

Katalog Kain Seragam atau bahan seragam kami berikan untuk memudahkan customer memilih jenis/warna yang dibutuhkan.

Di bawah ini adalah Jenis- jenis bahan seragam yang bisa digunakan :

I. Bahan Seragam Kantor

DRILL
Kain drill memiliki permukaan kain yang berupa garis garis diagonal, permukaan kain antara bagian depan dan belakang berbeda, tenunannya lebih rapat dan kuat. Kain drill adalah jenis kain seragam yang lembut, kuat, tahan kusut, dan juga tidak mudah pudar warnanya. Dalam pembuatan seragam kerja, cakupan penggunaan kain drill ini cukup luas baik untuk keperluan seragam kantor indoor maupun untuk kemeja lapangan, kemeja mekanik, kemeja sales, berbagai jenis celana, jaket dan lainnya.

  • Bahan Taipan Tropical

Taipan Tropical adalah kain yang merupakan campuran komposisi polyester dan cotton, dengan perbandingan lebih besar kandungan cotton, sehingga bila dipakai tetap dingin.

Selain merek Taipan Tropical, di pasaran saat ini tersedia berbagai merek kain jenis tropical dengan variasi harga dan kualitas.

Taipan-Tropical-2

 

  • Bahan American Drill (USA Drill)

American Drill juga merupakan campuran polyester dan katun yang banyak dipakai untuk seragam kerja. Kain seragam ini cocok dipakai untuk seragam kerja indoor ataupun lapangan.

Di pasaran selain merek AM1919, ada banyak sekali merek lain yang harganya biasanya lebih murah dan kualitasnya bertingkat.

american drill

Model baju yang menggunakan bahan seragam ini bisa dilihat dihalaman kemeja seragam kantor

ACRYLIC
Acrylic adalah kain dari jenis serat sintetis,dikenal dengan nama dagang Acrilian, Cashmilon, Orlon, Vonnel, Wolacryl, dan lainnya.
Secara umum sifatnya mirip dengan wol (sensasi wool nya terasa). Kain dan garmen dari acrylic mempunyai pegangan yang lembut, rua (bulky) ringan dan juga isolator panas yang dapat menahan panas tubuh namun tidak membuat gatal di kulit. Kekurangan dari bahan ini adalah kenyamanan dalam pemakaian. Kelebihannya adalah walaupun seratnya tidak mampu menyerap air namun berasa lembab bila digunakan dan acrylic bersifat lebih cepat kering dibandingkan dengan serat sintetik lainnya.
Pencuciannya dapat digunakan dengan sabun biasa dan tahan terhadap pencucian kimia dry cleaning dan pelarut organic lainnya. Acrylic sangat peka terhadap panas karena menyebabkan bahan terdistorsi, oleh karena itu penyetrikaan hanya dilakukan dengan setrika hangat ataupun tidak langsung di permukaan kainnya (dilapisi kain tipis lain).

Implementasi bahan ini, di pasaran dapat kita lihat di bahan kotak-kotak beragam warna (merah hitam, merah hitam biru, model burberry dll). Atau pada bahan polos untuk keperluan seragam, bahan ini biasanya diaplikasikan dalam bentuk jas formal, jas semi formal ataupun jasket (jas jaket).

 

CASHMERE
Berbeda dengan kain wol, nama cashmere sebenarnya diambil dari nama dataran tinggi Kashmir di India. Di sana banyak terdapat kambing-kambing yang menyumbangkan bulu indahnya untuk bahan kain yang satu ini. Warna dasarnya hitam, cokelat dan putih, namun dengan melalui beberapa proses, saat ini warnanya lebih beragam.
Cashmere yang terkenal berasal dari Mongolia dan China, bahan tersebut pada umumnya dijadikan rajutan yang sangat cantik dan memberikan kehangatan.
Bahan ini tergolong mewah, dengan kualitas prima. Jangan heran bila embel-embel price tagnya pun tergolong menguras kantung. Dipadukan dengan rok yang elegan ataupun dengan jeans saja, cashmere tetap terlihat mewah dan mahal. Semakin sering dicuci, bahan ini akan semakin halus. Tapi perhatikan dulu, tidak sembarang cuci, karena mencucinya pun dilakukan dengan shampoo.

Bahan ini biasanya diimplementasikan menjadi bentuk jas ataupun jas jaket (jasket.)

 

POLY ESTER /PE (jenis serat sintetis)
Bahan dasarnya adalah benang Polyester.Bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan kaos berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik.Kain ini tingkatannya dibawah katun.
Untuk kain kaos yang berbahan dasar PE bentuk dan teksturnya hampir mirip dengan kain kaos yang berbahan dasar katun (cotton). Cara mudah membedakannya adalah kain PE apabila dibakar maka baunya seperti plastik dibakar, jalan apinya cepat dan akan menjadi arang.
Keunggulan: untuk implementasi kaos PE harganya murah
Kelemahan: Pada beberapa jenis PE untuk bahan kaos, kain ini rawan kisut apabila dicuci dan mudah luntur.

Pada jenis PE untuk bahan sweater, biasanya suka berbulu sesudah beberapa kali dicuci.
Dikenal dengan nama dagang Terylene, Dacron, Trivera, Tetoron. Kekuatan, elastisitas yang baik dari serat polyester menghasilkan kain yang mempunyai ketahanan yang baik terhadap lekukan atau kekusutan sehingga tidak memerlukan penyetrikaan panas. Kekurangan dari kain polyester adalah daya serap lembabnya rendah dan kekakuan yang tinggi sehingga kenyamanan berkurang.

Pewarnaan polyester dilakukan dengan menggunakan zar warna disperse yang kaya warna dan mempunyai ketahanan luntur warna yang sangat baik terhadap pencucian, gosokan dan sinar.
Kain polyester tahan terhadap pelarut organic dan pencucian kimia / dry cleaning, serta mempunyai ketahanan yang sangat baik terhadap bakteri dan jamur.

Untuk kain seragam kemeja ataupun jaket, bahan polyester berkembang sangat luas menjadi jenis low twist ataupun high twist. Sifat kain twist diantaranya adalah permukaan halus, berbobot sedang tapi memberikan ketahanan tinggi yang cocok untuk pakaian kerja, dinas, ataupun seragam pada umumnya. Seiring dengan perkembangan teknologi tekstil, polyester diproses lebih lanjut untuk dapat menghasilkan kain berkualitas yang memiliki sifat unggul dalam banyak hal, yang terbaru adalah : anti air (water repellent), anti noda minyak dan sejenisnya, breathable, dan juga tentu saja ketahanan yang tinggi.

Berikut ini adalah katalog warna kain anti air, anti noda tersebut :

imego2 imego3

LIGHTWEIGHT WOOLS
Di kepala Anda, kain wol mungkin langsung identik dengan bahan yang berat.Kain wol terbuat dari bulu domba yang diolah. Bahannya cukup berat, hangat dan halus. Bahan ini biasa digunakan sebagai jaket, mantel, sweater atau syal. Sedangkan lightweight wool, seperti namanya, merupakan wool yang lebih ringan, namun tetap hangat, dan bisa dipadukan dengan apa saja,  jatuhnya di badan pun enak dilihat,  kelebihannya, kain ini agak ‘bandel’ alias tahan banting (awet).

 

TWILL

Kain Twill Cotton memiliki permukaan kain yang sama dengan drill, yaitu diagonal. Seiring dengan kebutuhan, twill cotton kemudian diproduksi turunannya baik dari ketebalannya maupun kerapatan tenunannya. Karena sifatnya yang kuat dan tahan lama, bahan kain twill banyak digunakan untuk kemeja lapangan, jaket (baik jaket kantor juga jaket lapangan), maupun celana lapangan bentuk kargo.